Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Contoh Teks Prosedur

Tas

Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Contoh Teks Prosedur

 

Yandi Hidayatulloh, S.Pd.

Pelajaran Bahasa Indonesia 2013 (kurikukum nasional) di kelas delapan SMP semester 1 dan kelas 10 SMA / SMK tentang  Mengenal dan Memahami Struktur Teks Prosedur

 

Masih berbicara materi pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 (kurikukum nasional) di kelas delapan SMP semester 1 dan kelas 10 SMA / SMK, penulis akan mengajak pembaca sekalian untuk lebih mengenal, memahami struktur Teks Prosedur. Sebelumnya pembaca sudah diajak untuk mengenal dan memahami Struktur Teks Cerita Fabel dan Struktur Teks Biografi, kini saatnya mengenal dan memahami Struktur Teks Prosedur.

            Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang di dalamnya berisikan tujuan dan langkah melakukan atau membuat sesuatu.

 

            Struktur Teks Prosedur

Secara garis besar, Teks Prosedur memiliki 2 struktur yakni bagian Tujuan dan bagian Langkah-langkah. Bagaimana dan seperti apakah tujuan dan langkah-langkah dalam membuat Teks Prosedur, berikut akan dijelaskan beserta contohnya.

 

            Contoh Teks Prosedur

Di bawah ini akan disajikan sebuah bacaan yang berjudul Pencangkokan Tanaman. Adapun lebih jelasnya adalah sebagai berikut :

  1. Pengembangan tanaman dapat dilakukan melalui pencangkokan. Selain mudah dilakukan, pencangkokan juga murah biayanya. Hal ini dilakukan guna mendapatkan keturunan dari pohon yang dicangkok yang lebih baik, sehingga buah atau hasil yang didapatkan lebih maksimal. Sebagai contoh yakni pencangkokan tumbuhan mangga bisa mendapatkan buang mangga yang lebih baik dari mangga yang dicangkok. Selain kelebihan yang disebutkan di atas hasil pencangkokan memiliki masa tumbuh yang relatif lebih singkat, dibandingkan ditanam melalui biji atau benih.
  2. Dalam kenyataannya pencangkokan tanaman memiliki kelebihan dan kekurangan/ kerugin. Keuntungan yang dapat diperoleh melalui pencangkokan tananman antara lain, tanaman berbuah lebih cepat, mutu buah yang dihasilkan sama dengan induknya. Sementara kerugiannya yakni tanaman hasil pencangkokan hanya memiliki akar serabut sehingga lebih mudah tumbang/ roboh dibandingkan dengan jika ditanam secara umum.
  3. Dalam melakukan proses pencangkokan diperlukan beberapa alat dan bahan, diantaranya yakni satu bilah pisau, tali plastik/ tali bambu, plastik transparan/ sabut kelapa/ ijuk dan tanah yang agak basah dan subur. Alat dan bahan tersebut sangat penting sekali dalam melakukan proses pencangkokan berbagai tanaman yang memang bisa dilakukan pencangkokan.
  4. Adapun langkah dalam melakukan pencangkokan yakni :
  5. Carilah dahan yang ukuran batang pohon dan tempat yang akan dikupas paling sedikit 10 cm
  6. Ukurlah jarak antara batang pohon dan tempat yang akan dicangkk dengan panjang kupasan 5 cm
  7. Kupaslah sekeliling kulit dahan yang akan dicangkok dengan panjang kupasan 5 cm
  8. Keriklah lendir atau kambium dahan tersebut dengan perlahan agar kering
  9. Tutuplah hasil kupasan dengan tanah
  10. Bungkuslah tanah dengan plastik, lalu ikat kedua ujungnya agar tanah tidak jatuh.
  11. Setelah semua langkah dilakukan, maka lakukan pemantauan seminggu sekali, guna melihat perkembangannya. Apakah tanah pencangkkan itu kering, siramlah dengan membuka tali pengikat bagian atas cangkokan. Setelah dua atau tiga minggu, tunas hasil cangkokan akan tumbuh pada bagian tanah yang dibungkus. Maka hal tersebut bisa dikatakan proses pencangkokan berjalan dengan lancar.

 

Tulisan di atas merupakan tulisan mengenai prosedur pencangkokan tanaman. Namun, tulisan di atas belum diklasifikasikan apakah masuk ke dalam tujuan atau langkah-langkah dalam struktur Teks Prosedur. Berikut ini akan diklasifikasikan ke dalam Tujuan dan langkah-langkah struktur teks prosedur.

 

  1. Struktur Teks Prosedur Bagian Tujuan :

Pengembangan tanaman dapat dilakukan melalui pencangkokan. Selain mudah dilakukan, pencangkokan juga murah biayanya. Hal ini dilakukan guna mendapatkan keturunan dari pohon yang dicangkok yang lebih baik, sehingga buah atau hasil yang didapatkan lebih maksimal. Sebagai contoh yakni pencangkokan tumbuhan mangga bisa mendapatkan buang mangga yang lebih baik dari mangga yang dicangkok. Selain kelebihan yang disebutkan di atas hasil pencangkokan memiliki masa tumbuh yang relatif lebih singkat, dibandingkan ditanam melalui biji atau benih.

 

  1. Struktur Teks Prosedur Bagian Langkah-langkah :
  2. Dalam kenyataannya pencangkokan tanaman memiliki kelebihan dan kekurangan/ kerugin. Keuntungan yang dapat diperoleh melalui pencangkokan tananman antara lain, tanaman berbuah lebih cepat, mutu buah yang dihasilkan sama dengan induknya. Sementara kerugiannya yakni tanaman hasil pencangkokan hanya memiliki akar serabut sehingga lebih mudah tumbang/ roboh dibandingkan dengan jika ditanam secara umum.
  3. Dalam melakukan proses pencangkokan diperlukan beberapa alat dan bahan, diantaranya yakni satu bilah pisau, tali plastik/ tali bambu, plastik transparan/ sabut kelapa/ ijuk dan tanah yang agak basah dan subur. Alat dan bahan tersebut sangat penting sekali dalam melakukan proses pencangkokan berbagai tanaman yang memang bisa dilakukan pencangkokan.
  4. Adapun langkah dalam melakukan pencangkokan yakni :
  5. Carilah dahan yang ukuran batang pohon dan tempat yang akan dikupas paling sedikit 10 cm
  6. Ukurlah jarak antara batang pohon dan tempat yang akan dicangkk dengan panjang kupasan 5 cm
  7. Kupaslah sekeliling kulit dahan yang akan dicangkok dengan panjang kupasan 5 cm
  8. Keriklah lendir atau kambium dahan tersebut dengan perlahan agar kering
  9. Tutuplah hasil kupasan dengan tanah
  10. Bungkuslah tanah dengan plastik, lalu ikat kedua ujungnya agar tanah tidak jatuh.
  11. Setelah semua langkah dilakukan, maka lakukan pemantauan seminggu sekali, guna melihat perkembangannya. Apakah tanah pencangkkan itu kering, siramlah dengan membuka tali pengikat bagian atas cangkokan. Setelah dua atau tiga minggu, tunas hasil cangkokan akan tumbuh pada bagian tanah yang dibungkus. Maka hal tersebut bisa dikatakan proses pencangkokan berjalan dengan lancar.

 

Simpulan Materi Pengertian Struktur Teks Prosedur

Dari beberapa penjelasan dan contoh yang sudah dituliskan di atas, dapat disimpulkan bahwa, teks prosedur yaitu jenis teks yang sering dijumpai di sekitar kita. Dalam berbagai konteks jenis teks ini dapat kita jumpai dalam kehidupan seharihari. Misalnya, ketika kita menonton acara televisi, ada tayangan memasak atau cara mencuci pakaian dengan mesin cuci.  Selain kegitan yang pernah kita lihat di televisi, ternyata kenyataan teks prosedur sudah kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara membuat sambal balado atau jenis aktivitas lain yang membutuhkan langkah-langkah yang prosedural.

Selain itu dapat dikatakan juga jika Teks prosedur adalah teks yang berisi tujuan dan langkah-langkah yang harus diikuti agar suatu pekerjaan dapat dilakukan. Dengan tulisan yang menjelaskan langkah-langkah dapat menjadikan pembaca tulisan yang dimaksud lebih mengenal dan memahami cara melakukan sesuatu yang di maksud tulisan tersebut. Di dalam teks prosedur diuraikan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui serangkaian langkah-langkah atau tindakan. Tujuan komunikatif teks prosedur adalah memberi petunjuk cara melakukan sesuatu melalui serangkaian tindakan atau langkah. Prosedur sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, yang dibutuhkan sekarang ketika kita diminta untuk membuat teks prosedur adalah kesensitifan kita akan aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Selamat memahami dan belajar menulis Teks Prosedur!

 

Semoga bermanfaat, mohon bantu share agar kebermanfaatan ini dapat berliat

Demikianlah materi pelajaran bahasa indonesia SMP / SMA Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Contoh Teks Prosedur

Be Sociable, Share!

One thought on “Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Contoh Teks Prosedur

Leave a Comment