Memahami Wacana Lisan Berbentuk Laporan

Tas

Memahami Wacana Lisan Berbentuk Laporan

 

Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8: Memahami Wacana Lisan Berbentuk Laporan

a.       Pengertian Laporan

Sebelum lebih lanjut membahas perihal pengertian laporan, perlu diketahui bahwa sebuah laporan dapat dilaporkan secara lisan maupun tulisan. Laporan berbentuk tulisan tentu haruslah lebih rapi, tersruktur dan jelas daripada laporan lisan.

Laporan merupakan segala sesuatu yang dilaporkan. Lebih jelasnya laporan adalah perberitahuan terhadap (hasil) suatu hal.

 

b.      Sistematika laporan

Sistematika laporan kurang lebih sebagai berikut

Bab  I  : Pendahuluan, meliputi:

a.       Nama Kegiatan/ bentuk kegiatan

b.      Latar belakang

c.       Tujuan

d.      Manfaat

Bab II : Pembahasan / Isi, didalamnya berisi uraian

Bab III : Penutup, meliputi

a.       Simpulan

b.      Saran

Lebih lengkapnya bisa di cek di sini

c.       Unsur Laporan

 

Sebuah laporan yag baik haruslah mengandung unsur 5 W plus 1 H, atau askadimega, yakni:

1.       Apa : What

2.       Siapa : Who

3.       Kapan ; When

4.       Di mana : where

5.       Mengapa : why

6.       Bagaimana : How

 

d.      Jenis Laporan

a.       Laporan hasil observasi (penelitian)

b.      Laporan perjalanan

c.       Laporan kegiatan

d.      Laporan peristiwa

 

Contoh Laporan

Pada kesempatan ini penulis akan mengetengahkan contoh laporan peristiwa. Untuk laporan perjalanan bisa di lihat di sini. Pada dasarnya laporan peristiwa sama seperti halnya berita. Berikut contohnya.

Tanah Longsor di Dayeuhluhur

Kamis (9/07)  terjadi musibah tanah longsor di Kecamatan Dayeuhluhur, tepatnya Dusun Cirateun, Desa Matenggeng. Tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. Para warga mengaku mendengar suara bergemuruh di balik bukit. Warga yang panik keluar rumah. Syukurlah tanah longsor itu jauh dari pemukiman penduduk. Sehingga tidak ada korban jatuh. Menurut  analisis sementara kejadian tersebut terjadi karena hujan lebat yang mengguyur kawasa tersebut.  Selain itu hujan yang gundul juga diduga menjadi alasan mengapa longsor tersebut dapat terjadi. Sementara itu para warga bahu membahu mengurangi dampak longsoran.

 

Tugas: Analisis laporan tersebut berdasar unsur laporan (askadimeda). Demkianlah materi pelajaran bahasa Indonesia kelas 8 SMP memamahi wacana lisan.

 

Penulis : Prito Windiarto.

Referensi: LKS Wijayakusuma.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan komentar