Peribahasa : Pengertian dan Contoh Peribahasa Terlengkap disertai Maknanya

Tas

Peribahasa : Pengertian dan Contoh Peribahasa Terlengkap disertai Maknanya

 

Peribahasa merupakan ragam dalam bahasa Indonesia. Dalam pelajaran bahasa Indonesia materi ini diajarkan di Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Baik, tanpa berpanjang kata, mari kita simak Pengertian dan Contoh Peribahasa Terlengkap disertai Maknanya. Terlengkap di sini hanya klaim penulis dan merupakan doa semoga nanti bisa dilengkapi, tentu dengan bantuan dari pembaca sekalian.

 

Pengertian Peribahasa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan.

Dalam pengertian lain peribahasa merupakan kelompok kata atau kalimat yang mengungkapkan sesuatu dengan makna kias.

Jadi perbedaaan mendasar antara peribahasa dan ungkapan adalah bahwa ungkapan adalah gabungan kata, biasanya 1-3 kata, sementara peribahasa umumnya berbentuk kalimat. Kesamaannya adalah pada maknanya, yang bukan makna harfiah melainkan makna kias. Mengenai ungkapan dan contohnya dapat dilihat di sini.

 

Contoh ungkapan beserta maknanya

Huruf A

  1. Ada asap ada api : ada masalah pasti ada sumbernya
  2. Ada gula ada semut : Jika ada sesuatu yang menarik orang-orang akan berduyun-duyun datang
  3. Air beriak tanda tak dalam : orang yang banyak bicara itu biasanya bodoh
  4. Air tenang menghayutkan : orang yang pendiam umumnya pandai
  5. Air cucuran atap jautuhnya ke pelimpahan juga : Tindak tanduk ornag tua biasanya menurun pada anaknya
  6. Anjing menggonggong kafilah berlalu : Biarpun ada halangan, rancana harus tetap dilaksanakan.
  7. Ada air ada ikan : di mana kita tinggal, di situ (insyaaAllah) ada rezekinya.
  8. Ada udang di balik batu : ada hal (maksud) tersembunyi
  9. Air susu dibalas air tuba : Kebaikan dibalas dengan keburukan

Huruf B

  1. Bagai air di daun talas : orang yang tidak teguh pendirian
  2. Bagai kucing dan anjing ; orang yang selalu bersetetu, tidak rukun
  3. Bagai pinang dibelah dua : sama / mirip (kembar)
  4. Bagai katak dalam tempurug : seseorang yang terisolir
  5. Besar pasak daripada tiang : besar pengeluaran daripada pemasukan.
  6. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian : Bersusah payah dahulu, kesuksesan akan datang
  7. Bagai punggu merindukan rembulan : sesuatu yang mustahil terjadi
  8. Bagai bumu dengan langit : sesuatu hal yang bertolak belakang.

 

Huruf C

  1. Cepat kaki ringan tangan : orang yang suka membantu / menolong
  2. Cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga : Tabiat anak biasanya mengikuti tabiat orang tuanya

Huruf D

  1. Dalam laut dapat diduga, dalam hati tak dapat diterka : Hati seseorang itu susah ditebak
  2. Diberi telur minta daging : Orang yang selalu merasa kurang / rakus
  3. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi : Orang yang tidak mempersalahkan kedudukan

 

 

Bersambung….

 

Referensi : Kamus Besar Bahasa Indonesia, aplikasi offline

1660 Peribahasa Indonesia karya Arif Bagus Panuntun, Amd, Penerbit Cv Tidar Ilmu, Magelang

 

Demikian Peribahasa : Pengertian dan Contoh Peribahasa Terlengkap disertai Maknanya

Be Sociable, Share!

Leave a Comment