Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016

Tas

Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016

Bedah Kisi-Kisi SKL UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016

 

Sulasdi, M.M. dan Prito Windiarto, S.Pd.

 

Sebelum lebih lanjut membahas atau membedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016 kita cari dulu apa pengertia kisi-kisi. Secara harfiah menurut KBBI makna kisi-kisi adalah celah; ganggang. Maksud kisi-kisi di sini adalah gambaran materi pokok yang akan dijadikan soal (pertanyaan).

Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016 berbeda dengan kisi-kisi UN tahun sebelumnya. Hal yang paling mencolok adalah adanya irisan Kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013. Ini terjadi karena soal UN untuk sekolah yang menerapkan kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013 sama. Tersebab itulah UN kali ini bagi sebagian orang amat misterius. Sebagai pembanding berikut (silakan klik) adalah bedah kisi-kisi UN tahun lalu!

Ahad (29/11) lalu saya, Prito Windiarto, mengikuti Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016 yang diselenggarakan MGMP Bahasa Indonesia Cilacap. Pematerinya Sulasdi, M.M. Karena itulah saya cantumkan nama beliau di dalam artikel ini, karena sebagian –intisari- bedah ini dari beliau, saya hanya melengkapi.

 

Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016

  1. Materi / teks yang ditanyakan antara lain
  2. Teks biografi
  3. Teks laporan
  4. Teks eksposisis / artikel
  5. Teks Ulasan / resensi
  6. Teks cerpen
  7. Teks dongeng / cerita moral / fabel
  8. Teks prosedur
  9. Teks tanggapan kritis (komentar)

 

Nah kalau kita seksamai bersama, terlihat bahawa kedelapan materi / teks tersebut ada di kurikulum KTSP maupun Kutilas.

 

  1. Level Kognitif

Hal yang menarik pada UN kali ini dipaparkan level kognitif

  • Pengetahuan dan pemahaman, meliputi : mengidentifikasi, menentukan, memahami
  • Aplikasi, meliputi : menemukan ide, menginterpretasikan, menunjukan bukti, menyimpulkan, menggunakan, dan menyusun
  • Penalaran, meliputi : mengevaluasi, membandingkan, menanggapi, merefleksikan.

 

Penjabaran Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016

  1. Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia : Membaca non-sastra

Nomor 1. Disajikan kutipan teks biografi, siswa menentukan makna kata / kalimat pada teks tersebut.

Nomor 2. Disajikan kutipan teks laporan, siswa menentukan informasi tersurat pada teks tersebut.

Nomor 3. Disajikan kutipan teks laporan, siswa menentukan simpulan pada teks tersebut.

Nomor 4. Disajikan kutipan teks eksposisi / artikel, siswa menentukan ide pokok / gagasan utama pada teks tersebut.

Nomor 5. Disajikan kutipan eksposisi / artikel, siswa menentukan isi tersirat pada teks tersebut.

Nomor 6. Disajikan kutipan teks tanggapan kritis / komentar, siswa menentukan simpulan, pendapat pro kontra pada teks tersebut.

Nomor 7. Disajikan kutipan eksposisi / artikel, siswa membuat ringkasan berdasarkan teks tersebut.

Nomor 8. Disajikan dua kutipan teks laporan yang berbeda, siswa menentukan penggunaan bahasa pada kedua teks tersebut.

Nomor 9. Disajikan kutipan teks ulasan (resensi) karya sastra, siswa menentukan keunggulan dan kelemahan pada karya sastra tersebut.

 

 

  1. Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia : Membaca sastra

Nomor 10. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan makna kata / kalimat pada teks tersebut.

Nomor 11. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan makna tersurat pada teks tersebut.

Nomor 12. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan alur (orientasi, kompliasi, klimaks, antiklimaks, koda) pada teks tersebut.

Nomor 13. Disajikan kutipan teks teks cerita / fabel, siswa menentukan latar (tempat, waktu, suasana) pada teks tersebut.

Nomor 14. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan simpulan makna simbol pada teks tersebut.

Nomor 15. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan isi tersurat pada teks tersebut.

Nomor 16. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan sebab terjadinya konflik berdasarkan teks tersebut.

Nomor 17. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan akibat terjadinya konflik berdasarkan teks tersebut.

Nomor 18. Disajikan dua kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan perbandingan pola pengembangan (bisa alur / tokoh – penokohan , dll) pada kedua teks tersebut.

Nomor 19. Disajikan dua kutipan teks cerita / fabel, siswa menentukan perbandingan penggunaan dua bahasa pada teks tersebut.

Nomor 20. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa memebrikan komentar pada teks cerita / fabel tersebut.

Nomor 21. Disajikan kutipan teks teks cerita / fabel, siswa pola pengembangan cerpen pada teks cerpen / fabel tersebut.

Nomor 22. Disajikan kutipan teks cerita / fabel, siswa memberikan komentar terkait penggunaan bahasa pada teks cerita / fabel tersebut.

 

  1. Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia : Menulis Terbatas

Nomor 23. Disajikan kutipan teks laporan yang dirumpangkan, siswa diminta melengkapi / mengisi dengan kata yang tepat

Nomor 24. Disajikan kutipan teks prosedur / petunjuk melakukan sesuatu yang dirumpangkan, siswa diminta melengkapi / mengisi dengan kata yang tepat

Nomor 25. Disajikan kutipan teks laporan / prosedur yang diacak / tidak tersusun baik, siswa diminta mengurutkan dengan tepat

Nomor 26. Disajikan kalimat (dalam artikel) dirumpangkan, siswa diminta melengkapi / mengisi dengan kata yang tepat

Nomor 27. Disajikan kutipan teks eksposisis (artikel) yang dirumpangkan, siswa diminta melengkapi / mengisi dengan kata yang tepat

Nomor 28. Disajikan kutipan teks tanggapan kritis yang dirumpangkan, siswa diminta melengkapi / mengisi dengan paragraf yang tepat (sesuai)

 

Nomor 29. Disajikan kutipan catatan harian (diary), siswa diminta mengubahnya menjadi cerita pendek (cerpen) dengan baik

Nomor 30. Disajikan data hasil penelitian, siswa diminta membuat teks laporan dengan susunan yang tepat

 

  1. Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia : Menyunting kata, kalimat, paragraf

Catatan : untuk bahasan ini dibedah oleh Prito Windiarto

Nomor 31. Disajikan sebuah kalimat / paragraf yang ada kata tidak baku, siswa diminta membetulkannya menjadi kata baku.

Contoh : 1. kata efektiv, harusnya efektif

  1. Prito SPD, harusnya S.Pd.

Nomor 32. Disajikan sebuah kalimat / paragraf yang ada kata sumbang, siswa diminta membetulkannya menjadi kata yang padu dalam kalimat.

Nomor 33. Disajikan sebuah kalimat yang mengandung kata yang tidak baku, siswa diminta membetulkan kalimat tersebut menjadi baku.

Nomor 34. Disajikan sebuah paragraf yang terdapat kalimat sumbang, siswa diminta membetulkannya menjadi kalimat yang padu dalam paragraf.

Nomor 35. Disajikan sebuah wacana yang mengandung kata / kalimat yang tidak baku, siswa diminta membetulkan kata / kalimat tersebut menjadi baku.

Nomor 36. Disajikan sebuah wacana yang terdapat paragraf sumbang, siswa diminta membetulkannya menjadi paragraf yang padu dalam wacana.

 

Catatan: Bedah ini belum selesai sampai nomor 50. InsyaaAllah Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016 akan dilanjutkan pada kesempatan lain.

Terima kasih telah berkenan membaca.

Demikianlah Bedah Kisi-Kisi UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2015 / 2016

 

Baca juga : Pendalaman Materi UN Bahasa Indonesia SMP (berseri)

Contoh soal Try Out Bahasa Indonesia SMP

Be Sociable, Share!

Tinggalkan komentar