Contoh Puisi Bertema Hewan dan Tumbuhan

Contoh Puisi Bertema Hewan dan Tumbuhan

Contoh puisi bertema flora dan fauna

Contoh puisi bertema flora dan fauna

 Setelah sebelumnya kita belajar tahapan menulis puisi, saatnya kita melihat contoh puisi berteme foloran dan fauna. Puisi ini amat sederhana, meski begitu, semoga  bisa menjadi semacam conto dalam pembelajaran

 

Elang

Prito Windiarto

 

Mengitar gagah

Kepak sayap megah

Mengangkasa jemawa

 

Elang

Mata tajam

Pekik menggema

Cakar mencengkram

 

Sang raja

Penguasa angkasa

 

Menembus mega

Hiasi cakrawala

 

****

 

 

Balada Kucing Malang

Prito Windiarto

 

Pagi basah ia melangkah ringkih

Bulunya kusut, lembab dan kotor

Bau badannya menguar

Sorot mata sayu

 

Eong

Ia mengeong lemah

Tubuhnya lemas

 

Dengan sisa tenaga tersisa, ia terus mencari

Sekerat makanan,

Atau sekadar remah

Eong

Ia menghiba

Masuk menyelindap ke sebuah rumah

Seorang anak kecil

Masyuk menyantap hidangan

 

Eong

Sang kucing mendekat

Meminta belas kasihan

Sayang bukan makanan yang diberikan

Lemparan sepatu tepat mendarat di jikat

 

Eong,

Ia menjerit hebat

Menahan sakit teramat

Berlari terpincang, limbung

 

Eong

Ia semakin lemah

Kepalanya pening

Berkali sudah ia menerima perlakuan kasar

 

Eong,

Ia terus mencari

Diam-diam, perlahan

 

Ia menuju sebuah warung makan

Mencoba mengati keadaan

Mencari celah

 

Mencari kesempatan

Untuk mencuri

 

Apa daya kini

Saat menghiba tak hasilkan apa-apa

 

Ia terus mencari

Kelengahan sang pemilik warung

 

Lima menit berlalu

Sebuah dering hanphon

Sang pemiilik masuk, memeriksa

 

Kucing kurus itu tak melewatkan peluang

Segera merangsek, masuk etalase

Ikan bandeng menjadi incaran utama

 

Lahap

Satu bandeng tandas

Lapar, ia masih lapar

Dilahapnya bandeng ke dua

Bahkan ketiga

 

Rasa lapar membuatnya serakah

 

Ia tak menyadari, kini sang pemilik warung makan telah kembali

Ia geram sejadi-jadinya

Amarahnya memuncak

 

Diambilnya gagang sapu

 

Pluk

Tak dinyana

Sebuah pukulan mendarat lagi

 

Kucing kurus mengeong

Terkecut, sekaligus merasa sakit

 

Panik, ia meloncat

Puk

Pukulan kedua tepat mengenai kepala

 

Sang kucing berlari sekuat tenaga

Energinya baru saja di isi

Meski sakit, ia senang

Laparnya hilang

 

Ia berlari menjauh

Seakan merdeka

Tak peduli sumpah serapah pemilik warung

 

Ia terus berlari, lari dengan riang

Pluk

 

Tak dinyana kini ada pukulan lain

Tepatnya tabrakan

 

Tubuhnya melayang

Splash

Ia tergeles ban motor besar

Ninja

 

Belum mengerti apa yang terjadi

Ia sudah pergi

Jauh, ketempat yang lebih tenang

Tempat yang lebih banyak makanan

 

Orang-orang berkumpul

Melihat darah mengucur

Dari kucing kurus nan malang itu

 

 

Akhir Pengabdian sang Mangga

Prito Windiarto

Tak ada yang tahu

Milik siapa pohon mangga itu

Jua siapa yang menanamnya

 

Ia tumbuh di tanah bengkok desa

Milik bersama

 

Buahnya selalu lebat setiap tahun

Arum manis

Harum dan manis

 

Anak desa

Selalu menanti ranum buahnya

Beramai memanennya

 

Tak ada yang melarang

Toh ini milik bersama

 

Berpuluh tahun

Selalu demikian

 

Pohon mangga itu menjadi saksi

Pertumbuhan

 

Anak yang pertama kali merasakan ranum buahnya

Kini sudah beranjak dewasa

Bahkan menjadi pejabat desa

 

Kini ia menatap pohon mangga itu, sekali lagi

 

Bukan tuk mengambil ranum buah

Namun untuk mengucap salam pisah

 

“Mangga,

Maaf,

Ini salam perpisahan

Bukan kenapa

 

Tanah bengkok ini akan dijadikan alun-alun

Diratakan

 

Maaf, kau terkenan penggusuran”

 

Ucapnya lirih, pelan, namun menghujam

 

Tetes embun pagi ini menjadi saksi

Akhir pengabdian sang mangga sejati

 

Prito Windiarto, alumnus PBSI Unigal, penulis,

Demikianlah kiranya contoh puisi bertema hewan dan tumbuhan

 

Be Sociable, Share!

2 thoughts on “Contoh Puisi Bertema Hewan dan Tumbuhan

Leave a Comment